Minggu, 14 Juni 2009

Balikpapan Meraih Penghargaan Kalpataru, Adipura dan Adiwiyata
Sabtu, 06 Juni 2009
Image Pada hari Jumat pagi (5/6/2009) bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan Penghargaan Kalpataru , Adipura dan Adiwiyata di Istana Negara.

Dengan tema "Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim", pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini Balikpapan merebut kembali Penghargaan Adipura yang sempat absen tahun lalu.

Kali ini Balikpapan meraih empat penghargaan sekaligus. Selain memperoleh penghargaan Adipura, Kalpataru yang diperoleh terakhir kalinya pada tahun 2006, tahun ini juga diraih oleh Walikota Balikpapan Bapak Imdaad Hamid. Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata ada tiga kategori yang diraih oleh tingkat sekolah, diantaranya dua untuk kategori Calon Sekolah yang diraih oleh SDN 001 dan SMA 1, satu untuk kategori Sekolah yang diraih oleh SMP 1 dan satu untuk kategori Sekolah Mandiri yang diraih oleh SDN 003. Dan untuk pertama kalinya, Balikpapan juga meraih Sertifikat NSLHD (Neraca Status Lingkungan Hidup Daerah).

Image

Image

Selamat sekali lagi untuk Kota Balikpapan atas direbutnya kembali penghargaan Adipura tahun 2009 ini, semoga lebih dapat menumbuhkan rasa peduli di masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang selalu bersih dan juga dapat memacu kinerja instansi pengelolaan lingkungan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, teduh dan nyaman. (datsi/mimi) (foto : humas)

Balikpapan Bersuka Cita
Sabtu, 06 Juni 2009
ImageBalikpapan hari ini benar-benar bersuka cita. Pukul 08.20 Wita rombongan Walikota Balikpapan mendarat di Airport Internasional Sepinggan Balikpapan dari Jakarta dengan membawa Piala Adipura, Kalpataru, Adiwiyata dan Sertifikat Neraca Status Lingkungan Hidup Daerah (NSLHD).


Sekitar pukul 08.40 Wita rombongan kemudian diberangkatkan dari VIP Room Bandara Sepinggan menuju Taman Bekapai diiringi oleh Pejabat Pemkot Balikpapan, Paskibraka, Pasukan Kebersihan, Satgas PU, Pasar, Satapol PP, IMKI, IMBI, OBAMA, Duta Wisata dan Pengawalan (Dishub, Lantas, Humas, DKK).

Image Image

Setibanya di Taman Bekapai, rombongan yang membawa piala Adipura, Kalpataru, Adiwiyata dan Neraca Status Lingkungan Hidup Daerah (NSLHD) ini disambut oleh Muspida, Paguyuban, pelajar/mahasiswa, Satgas Dinas Instansi dan organisasi kemasyarakatan yang selanjutnya kemudian dibawa menuju Kantor Walikota Balikpapan dengan berjalan kaki.


Image Image

Setelah tiba di Kantor Walikota Balikpapan, rombongan disambut oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara, antara lain menyanyikan Hymne Balikpapan, sambutan Ketua DPRD Kota Balikpapan, sambutan Walikota Balikpapan, doa, pelepasan kirab piala Adipura dan Kalpataru keliling kota Balikpapan dan peninjauan stand pameran lingkungan hidup di halaman Kantor Walikota Balikpapan.

Image Image
Image Image




Sumber : balikpapan.go.id






Jumat, 12 Juni 2009

Persiba Fans Club

Persiba Balikpapan
Logo Persiba
Nama lengkap Persatuan Sepak Bola Indonesia
Balikpapan
Julukan Beruang Madu,
Selicin Minyak
Didirikan 1950
Stadion Stadion Persiba,
Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia
(Kapasitas: 15.000)
Ketua Umum H. Syahril HM Taher
Sekretaris Drs. H Bangun Subekti
Bendahara H. M. D. Riza, SE
Manajer H. Dhimyatie Reza
Pelatih Daniel Roekito
Asisten Pelatih Junaidi
Dokter Tim dr. Fauzan Adhima
Liga Liga Indonesia
2008 Liga Super Indonesia

Team colours Team colours Team colours
Team colours
Team colours
 
Kostum kandang
Team colours Team colours Team colours
Team colours
Team colours
 
Kostum tandang


Persiba Balikpapan atau Persatuan Sepak Bola Indonesia Balikpapan merupakan sebuah tim sepak bola yang bermarkas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Tim ini memiliki julukan sebagai tim Beruang Madu (maskot Kota Balikpapan), atau dikenal pula dengan julukan tim Selicin Minyak. Suporter Persiba Balikpapan dinamakan Persiba Fans Club.

Pada tahun 2008, Persiba diketuai oleh H. Syahril HM Taher. Manajer Umum Persiba saat ini adalah Edi Tarmo. Sedangkan pelatih Persiba Balikpapan sekarang adalah Daniel Roekito asal Indonesia, menggantikan Peter Butler asal Inggris.


Skuad Beruang Madu 2008

Sumber : Wikipedia

Rabu, 10 Juni 2009

Tempat Makan di Balikpapan

BAKSO CINGKONG DARI KEPITING Ramaikan usaha kuliner di Balikpapan

BALIKPAPAN-Selama ini bakso identik terbuat dari gilingan daging sapi lembut. Tapi di tangan Ansori, pelaku usaha makanan ringan berbahan baku kepiting, semua berubah jadi lebih istimewa. Pasalnya, bakso bulat seperti bola pingpong ini mendapat sentuhan baru. “Namanya Bakso Cingkong jadi capit kepiting yang sudah dipisah dari kulitnya dan tinggal dagingnya saja dibalut dengan bakso. Penggemar kepiting yang juga menggemari bakso cocok menyantap hidangan ini,” ujar Ansori ditemui saat pembukaan warung bakso cingkong di kawasan simpang tiga Bandara Sepinggan, Sabtu (4/4) lalu.

Paduan dua cita rasa menarik antara kepiting dengan bakso yang populer sebelumnya membuat para penggemar jajanan kuliner khas di kota ini kian memperoleh varian makanan. Ansori terbilang pakar untuk menu yang terbuat dari olahan kepiting, bersama rekannya, Gunawan, muncullah varian baru dari menu berbahan baku kepiting. “Tujuannya agar konsumen tidak jenuh dengan menu khas kepiting buatan saya, jadi bakso cingkong ini salah satu varian baru produk saya,” beber pria yang sebelumnya sudah mengantongi kesuksesan dari produk makanan unggulannya berupa abon, dendeng dan stik yang juga terbuat dari kepiting.

Soal rasa, bakso cingkong komplit berisi bakso kepiting, daging sapi, daging ayam dan lainnya, tak perlu diragukan. Tak heran bila hari pertama kehadiran warung bakso cingkong pojok bandarannya ini langsung diserbu. Menjadi pelopor lahirnya bakso cingkong yang resmi meramaikan kuliner Balikpapan Ansori berharap varian baru menu kepitingnya ini bisa menembus pasar kuliner di kota besar seperti Jakarta dan kota besar di Pulau Jawa lainnya. “Kenapa tidak, jika selama ini makanan dari Jakarta dan lainnya menyerang pasar kuliner di Kalimantan dan Balikpapan khususnya kenapa kita yang di daerah tidak. Apalagi Balikpapan kaya akan kepiting bakaunya,” tegas Ansori ditemani rekan bisnisnya Gunawan. (dra)

Sumber: Post Metro Balikpapan


BAKSO SAPI ASLI - BALIKPAPAN

Bakso sapi “asli” ini bisa dibilang sebagai salah satu pemain lama bisnis makanan di Balikpapan.

Lokasinya, ada di jalan Jend. Sudirman, sederetan dengan Hotel Adika Bahtera, berseberangan dengan Plaza Balikpapan (BC).

Sesuai namanya, menu andalan yang dijual disini adalah bakso sapi. Bakso dan mi-nya sengaja dibuat sendiri untuk menjaga rasa dan ke-”asli”-annya.

Selain Bakso, mulai bulan mei 2007, mereka menawarkan menu-menu baru, yang berbahan dasar nasi. Menu-menu baru itu antara lain, nasi tim ayam, nasi campur, nasi rames dan nasi pandan. Sebenarnya menu-menu baru ini lebih ditujukan untuk menu sarapan, tapi ternyata tetap bisa dipesan sepanjang hari. tim ayam

Menu favorit saya adalah nasi tim ayam. Isinya : nasi tim, ayam yang dipotong kecil-kecil, irisan bawang goreng, bihun, potongan kulit pangsit goreng, sebutir telur “pindang” dan semangkuk kecil kuah bakso berisi sawi.

Porsinya pas buat saya, harganyapun cukup masuk akal, 12 ribu rupiah saja.

Jam buka bakso sapi ini agak tidak biasa. Mereka buka jam 6.30 untuk melayani sarapan.Jam 13.30 tutup. Dan buka lagi jam 5 sore sampai jam 8an..

Baru-baru ini, mereka membuka gerai kedua di daerah MT Haryono, di daerah sekitar depan kompleks perumahan BDI (Bukit Damai Indah).

Sumber : Indralogyblog


Selain itu di Balikpapan ada juga Tempat makan bakso yang menurut saya Enak, namanya "Bakso Kota Cak Man". Outlet yang terletak di Komplek Ruko Balikpapan Permai ini Mulai digemari oleh Masyarakat di Balikpapan. Berikut profilnya

Profil dan Reputasi “Bakso Kota Cak Man”

Jika orang mengenal rendang Padang, pempek Palembang, dan gudeg Jogya, maka untuk bakso, masyarakat akan mengatakan ada dua jenis, yakni bakso-Malang dan bakso-Solo. Memang sejak lama kedua daerah ini dikenal dengan makanan khasnya berupa bakso, terutama Malang. Berbicara mengenai bakso-Malang, ada beberapa nama usaha bakso yang pernah dikenal masyarakat, namun untuk kurun waktu sepuluh tahun belakangan ini orang akan mengatakan “BaksoKota Cak Man” telah memiliki brand-name yang kuat. Hal ini terbukti dari :

  1. Satu-satunya perusahaan penjual bakso yang memiliki 11 outlet hanya di Malang saja, yang kotanya relatif tidak besar. Hal ini menunjukkan bahwa produknya telah memenuhi cita-rasa masyarakat luas,
  2. Masyarakat Malang pada umumnya menjamu tamu, kerabat atau relasi bisnisnya yang berasal dari daerah lain untuk menikmati kelezatan Bakso Kota Cak Man, termasuk beberapa selebritis ibukota (komentar dan tanda-tangan para selebritis diabadikan dalam beberapa pigora ditempelkan pada dinding di gerai-pusat), dan
  3. Banyak mahasiswa berasal dari berbagai daerah lain yang telah menyelesaikan kuliah pada 3 PTN (Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negara Malang) dan beberapa PTS terkenal termasuk beberapa Balai Pendidikan & Latihan Kerja (BPLK) milik pemerintah, kembali ke daerahnya masing-masing atau mereka bekerja tersebar di kota-kota besar seluruh Indonesia telah mengenal rasa dan menjadi fanatik terhadap “Bakso Kota Cak Man” meskipun berasal dari berbagai etnis. Artinya, kelezatan “Bakso Kota Cak Man” telah terbukti dapat memenuhi selera konsumen dari berbagai kalangan baik tua-muda, beragam profesi dari mulai pelajar-mahasiswa, pebisnis sampai selebritis. Dengan kata lain, peluang pasar Bakso Kota Cak Man tidaklah diragukan lagi terutama untuk ibu kota provinsi atau kota besar lainnya, kota-dagang dan kota-pelajar.

Hal ini terbukti dari kenyataan bahwa ketika perusahaan ini memulai melakukan usahanya dalam bentuk penjualan berformat waralaba pada akhir 2004, dalam waktu kurang lebih dua tahun yakni sampai dengan akhir tahun 2007, ada beberapa pemilik modal yang telah membeli hak waralaba dengan membuka di Jakarta, Makassar, Surabaya, Batam, Kediri, Samarinda, Manado, Ternate dan kota lainnya termasuk kota Malang sendiri. Sementara itu, sampai sekarang, ada beberapa permohonan dari kota-kota di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa yang sedang dalam proses seleksi dan penyelesaian perjanjiannya.

Sesuatu yang menarik adalah ada beberapa pemodal di Jakarta, Batam, Jakarta dan Surabaya yang telah memiliki satu outlet ternyata ingin mengajukan permohonan lagi untuk membuka outlet baru di tempat yang lain. Bahkan, ada satu keluarga memiliki lebih dari 10 outlet yang tersebar di Jakarta, Manado, Balikpapan dan Bandar Lampung. Hal ini menunjukkan bahwa memang benar investasi dalam bentuk memegang hak penjualan “Bakso Kota Cak Man” memberikan imbal-hasil (returns) yang memuaskan bagi para terwaralaba (franchisee). Sesuatu yang fenomental yang dilakukan oleh Bakso Kota Cak Man adalah ketika menerima Piagam Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai pembuat Bakso Terbesar di Dunia dengan diameter 165 centimeter pada tanggal 8 Juli 2007 bertempat di ITC Super Mega Grosir, Surabaya.

Sumber: www.bakso-cakman.com


Kamis, 04 Juni 2009

Tempat wisata balikpapan

Wisata Alam BUKIT BANGKIRAI

    Wisata alam Bukit Bangkirai merupakan wisata petualangan yang berada di dalam kawasan hutan primer bukit Bangkirai, dapat ditempuh 90 menit atau 58 km dari Kota Balikpapan.Kawasan ini merupakan bagian dari kawasan hutan-hutan tropis yang ada di Kalimantan Timur seluas hampir 15 juta ha. Dalam kawasan ini selain keasrian hutan alamnya juga terdapat jembatan tajuk (canopy bridge) dan beberapa jenis burung surga (drongos) dan burung enggang (richoneros) yang sangat langka. Tempat ini juga untuk kepentingan riset dan ovservasi alam lainnya serta dilengkapi dengan fasilitas akomodasi berupa cottage yang dapat disewa oleh pengunjung dengan menghubungi PT. Inhutani Balikpapan telp (0542) 736066 - 734644.

Penangkaran Buaya

    Penangkaran Buaya ini terletak di Kelurahan Teritip dengan luas areal 5 ha. Jumlah buaya yang ada di penangkaran iniberjumlah 3.000 ekor yang terdiri dari tiga macam jenis, yaitu Buaya Muara, Buaya Supit dan Buaya Air Tawar.Tempat ini terbuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 - 17.00. Lokasi ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat, juga dengan kendaraan umum yaitu angkutan kota No. 7 dengan jarak 27 km dari pusat kota Balikpapan.

Meriam Peninggalan Jepang

    Meriam peninggalan Tentara Jepang ini berada di kawasan Asrama Bukit, Kelurahan kampung Baru Ilir (sidodadi) dengan jarak 8 km dari pusat kota. Meriam ini menggambarkan bahwa balikpapan pada saat Perang Dunia II merupakan tempat yang startegis untuk pertahanan. tempat ini memiliki areal seluas 2.500 m2. Dari tempat ini dapat dilihat pemandangan kota Balikpapan, Kilnag Minyak dan teluk Balikpapan. Lokasi ini dapat dicapai dengan menggunakan angkutan kota No. 5 dan No. 6.

KILANG MINYAK

    Kilang minyak Balikpapan terletak di tepi Teluk Balikpapan, meliputi areal seluas 2.5 km2 . Kilang ini terdiri dari unit Kilang Balikpapan 1 dan unit Kilang Balikpapan II. Kilang Balikpapan 1 dibangun sejak tahun 1922 dan dibangun kembali pada tahun 1948 dan mulai beroperasi tahun 1950. Sedangkan Kilang Balikpapan II dibangun tahun 1980 dan resmi beroperasi 1 Nopember 1983. Tugas Kilang Balikpapan mengolah minyak mentah menjadi produk-produk yang siap dipasarkan, yaitu BBM dan Non BBM. yang memenuhi kebutuhan dalam negeri khususnya kawasan Timur Indonesia. Lokasi kilang terletak di Jl. Minyak yang berhadapan langsung dengan teluk Balikpapan.

MONUMEN PERJUANGAN RAKYAT

    Monumen ini terletak di Jl. Jend. Sudirman tepatnya di depan kantor Makodam VI Tanjung Pura, didepan pantai dan berada di pusat kota. Monumen ini menggambarkan keberanian rakyat melawan penjajah.

WANAWISATA KM 10

    Taman ini terletak di Km. 10 Jl. Soekarno Hatta 15 menit naik kendaraan dari pusat kota Balikpapan. Tempat ini adalah taman Arboretum yang dibangun oleh PT. Inhutani I Unit Balikpapan. Di dalam taman ini ditanam berbagai jenis pohon dan buah-buahan langka, juga terdapat penangkaran Rusa Sambar (Servus Unicolor) dan trek-trek (jalur) untuk berolahraga joging serta areal camping di alam terbuka dengan lingkungan yang asri. Taman wisata ini dibuka setiap hari dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat, juga tersedia angkutan kota trayek nomor 8 dengan tarif Rp. 1.200,-

TAMAN BAKAPAI

    Taman ini terletak di Jl. Jend. Sudirman di depan kantor PLN. Di tengah taman terdapat sebuah patung / monumen yang terbuat dari bahan stainles steel yang menggambarkan keluarnya semburan minyak dari perut bumi. Dari dalam patung tersebut air mancur yang pada malam hari didukung oleh pencahayaan yang sangat indah. Lokasi sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga.


HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN

    Hutang Lindung Sungai Wain merupakan salah satu hutan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai Hutan Lindung dengan luas areal 10.025 ha. Sungai Wain sepanjang 18.300 m dengan airnya yang jernih, di kiri kanannya terdapat deretan hutan bakau. Habitat binatang yang terdapat di Hutan Lindung Sungai Wain mulai dari ikan, kepiting, burung, kera, orang utan dan lain sebagainya. Pemanfaatan sungai ini juga sebagai sumber air bersih bagi Perumahan Pertamina dan Kilang Minyak yang ada di Kota Balikpapan.

TUGU AUSTRALIA

    Tugu yang terletak di Jl. Jend. Sudirman yang berdekatan dengan pantai Strand Banua Patra ini memiliki luas areal 725 m2 adalah sebuah tugu peringatan sebagai tanda kehormatan bagi Tentara Australia (pasukan Divisi VII Australia) yang gugur melawan Tentara Jepang. Tempat ini mudah dicapai dengan semua jenis kendaraan ataupun angkutan kota dengan nomor trayek 6 dan 3.

PANTAI MANGGAR SEGARASARI

    Pantai dengan luas 13.000 m2 dengan air laut yang jernih, riak gelombang yang kecil serta pasir yang putih, merupakan tempat yang nyaman bagi mereka yang ingin bermain, berlayar maupun volley pantai. Tempat ini dibuka untuk umum mulai pukul 06.00 - 18.00, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum nomor 7. Lokasi pantai ini berada di Kelurahan Manggar dan Teritip dengan jarak 9 km dari Bandara Sepinggan atau 22 km dari pusat kota Balikpapan.

PANTAI MELAWAI

    Pantai yang teletak di Jl. Jend. Sudirman dekat dengan Pulau Tukung, tempat dimana para pedagang menjual berbagai macam masakan - minuman yang nikmat dengan harga yang relatif murah. Pengunjung dapat duduk bersantai, bersantap diatas tikar sambil menikmati deburan ombak dan melihat kapal-kapal yang berlayar, lego jangkar maupun yang sedang menurunkan muatan di pelabuhan laut Semayang. Lokasi ini buka mulai pukul 17.00 - 20.30.

TAMAN AGRO WISATA

    Taman ini diresmikan pada tanggal 17 Desember 1997 oleh mantan Wakil Presiden RI Tri Sutrisno. Dengan areal seluas 100ha, terletak di Jl. Soekarno Hatta Km. 23. Di dalam taman ini pengunjung dapat menikmati jenis-jenis tanaman tropis. Disamping itu juga terdapat peristirahatan atau piknik dengan fasilitas antara lain : Rumah Panjang (Lamin) yang terbuka untuk berteduh dengan ornamen Dayak, tempat berkemah dengan pemandangan yang alami serta Play Ground. Tempat ini dibuka untuk umum setiap hari dan dapat dikunjungi dengan menggunakan kendaraan roda dua mapun roda empat, juga terdapat angkutan kota trayek No. 8 dengan tarif Rp. 2.500,-

TUGU PERINGATAN JEPANG

    Terletak di Kelurahan Lamaru 26 km dari pusat kota. Tugu ini dikelilingi oleh hutan dan perkebunan yang indah. Monumen yang terbuat dari batu dengan tulisan Kanki. Didirikan sebagai tanda penghormatan kepada Tentara Jepang yang gugur dalam perang Dunia II. Wisatawan Jepang secara rutin mengunjungi tempat ini pada saat-saat tertentu untuk melakukan penghormatan dengan ritual keagamaan.